Senin, 06 Februari 2012

SANDARAN HATI

yakinkah ku berdiri
di hempa tanpa tepi
bolehkah aku
mendengarmu

tubuh dalam emosi
tak bisa bersembunyi
aku dan nafasku
merindukanmu

terpuruk ku di sini
terangi sepi
dan ku tahu pasti
kau menemani

dalam hidupku
kesendirianku

teringat ku teringat
pada janjimu ku terikat
hanya sekejap ku berdiri
kulakukan sepenuh hati
peduli ku peduli
siang dan malam yang berganti
pedihku ini tak ada arti
jika kaulah sandatan hati
kaulah sandaran hati
sandaran hati

inikah yang kau mau
benarkah ini jalanmu
hanyalah engkau yang ku tuju
pegang erat tanganku
bimbing langkah kakiku
aku hilang arah
tanpa hadirmu
dalam gelapnya
malam hariku

 -----------------------

 Selama ini tak ku rasakan begitu aku tidak menyadari betapa Dia selalu dan selalu setia memberikanku kesempatan untuk kesekian kalinya...

-Dari Bumi untuk Hujan-

Suara rintik gerimis menghujam bumi menemani malam sepi

Yang aku dengar hanya suaramu yang tak kunjung henti

Penantian panjang kala itu pun terobati

Dan kini beribu peristiwa hadir karenamu

Rindu yang dulu terpendam di dalam hati akan kehadiranmu

Kini berubah menjadi buncahan amarah

Inginku, kau hadir, menyejukkanku ketika aku merasa dunia ini semakin terbakar

Gersang



Tidak mungkin

Tidak mungkin ini semua  terjadi

Marahkah kau?

Bukan, bukan  ini maksudku

Aku hanya ingin kau perlahan hadir membawa percikan air

Pengharapanku pada-Nya tak ingin sia-sia

Hancur semua yang ada di sini

Hancur karena hadirmu

Rintihan suara pedih terdengar di satu sisi

Tersayat

Perih


Jumat, 19 Maret 2010

Ahlan wa sahlan...


Assalamu'alaykum.....

Saya mangharap keridloan Illahi atas adanya Blog ini...

Semoga Rahmat-Nya menaungi setiap langkah ini...

Saya juga mengundang saudara-saudaraku semua untuk sekedar menengok atau menuliskan sesuatu yang manfaat...

Terimakasih...^_^